Khusyu'




Terajut sebuah kisah shalafushalih nan dikenang sepanjang zaman, beliau adalah Zainal Abidin bin Ali bin Husain. Diriwayatkan ketika Zainal Abidin Bin Ali Bin Husain berwudhu, wajahnya berubah pucat. Ketika shalat, ia menjadi ketakutan. Ketika ditanya tentang itu ia pun menjawab, "Tahukah Anda dihadapan siapa Anda berdiri?" 

Astaghfirullah.... :'( Khusyu'. Mengeja enam huruf ini membuat saya tetiba tertunduk. Bukan tanpa sebab, seolah ada yang menghentak-hentak dari gemuruhnya dada tanpa jeda. Ya robb... Memang. Beberapa hari lalu, dalam kesempatan berbincang di ruang tamu bersama keluarga sempat menyimak kicau dua sholih kanak-kanak tentang sholat secepat kilat yang dilakukan oleh sholihku dan mendapat sebait komentar dari sepupunya yang sepantaran. 

Malam itu, karena makan malam yang tertunda alhasil para bocil terlambat mengikuti sholat berjamaah di mushollah dekat rumah. Pilihan sholat munfarid membuat kami para orang tua mengangguk mengiyakan atas kondisi yang terjadi. Di tengah cengkrama kami para orang tua, terceletuklah komentar bocah sholih dan terpuji, "Weeeh, mas Hanif sudah selesai sholat? Cepet emen, barusan kan selesai wudhu aku masih dengar teriak-teriak, eh...ternyata sudah selesai sholat oon". Celoteh lucunya menggemaskan. 
"Ya sudahlah...emang sudah koq, emang kenapa kalau cepet?". Sholihku tak kalah meradang. Ealah.... :( Saya hanya terdiam. 

Alhasil, sebelum aktifitas muroja'ah malam, PR tentang aktivitasnya dalam melaksanakan sholat secepat kilat menjadi 'hot' tema malam itu. Dialog pun terjadi. Beroleh kata sepakat, belajar lebih khusyu'. Bismillah.... akan dimulai besok saat sholat shubuh. Deal? Deal... Hingga sepagi tadi, saya terlambat membangunkannya untuk berangkat sholat shubuh berjamaah di mushollah. 

Dan...tangisnya tumpah, saya kemudian menjadi tersangka atas semua yang terjadi. Ia mengambil air wudhu dengan raut tertekuk, melangkah gontai (lebih tepatnya terlihat tidak bersemngat) menuju tempat sholat dan melaksanakan sholat dengan....secepat kilat. Saya yang sedari tadi mengamati di belakang daun pintu tergesa berkomentar setelah ianya mengucap salam, "Woow....cepet sekali sholatnya, mas Hanif ndak khusyu' ya?" "Emang Bunda tahu kalau aku ndak khusyu'? Kan hanya Allah yang tahu aku khusyu' atau ndak?". Meninggalkanku yang masih melongo disertai perasaan campur aduk mendengar pernyataannya barusan. T

To be continued KHUSYU' part 2

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Blog

Archive Blog

Jejak Karya

Jejak Karya
Cinta Semanis Kopi Sepahit Susu adalah buku single pertama saya, yang terbit pada tanggal 25 April 2017 tahun lalu. Buku ini diterbitkan oleh QIBLA (imprint BIP Gramedia). Buku ini adalah buku inspiratif dari pengalaman pribadi dan sehari-hari penulis yang dikemas dengan bahasa ringan tapi syarat hikmah. Ramuan susu dan kopi cinta dari hati penulis ini menambah poin plus buku ini sangat layak dibaca bahkan dimiliki.

Bagian Dari

Follow by Email

Blogger templates

Blogroll

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *