Buah Hati: Antara Ujian dan Titipan


• Anak adalah Ujian

“Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah pahala yang besar.” (QS.8:28)


Menjadi orang tua memang tidak ada sekolahnya. Tetapi, selayaknya yang telah Allah sampaikan dalam firmannya bahwasanya harta dan anak-anakmu adalah cobaan (ujian) bagimu adalah sebuah peringatan agar kita berhati-hari soal ini.


Banyak di antara kita yang begitu ‘euforia’ saat buah hati hadir ke dunia, pun berbagai ikhtiar akan dilakoni demi untuk mendapatkan buah hati. Tetapi, kadang kita terlupa menyiapkan diri menjadi orang tua terbaik buat putra putri kita kelak saat sudah lahir. Terutama ilmu tentang mendidik anak. 



• Perilaku anak adalah cerminan dari perilaku orang tuanya, benarkah?

“Children see, children do” adalah kata-kata terakhir dari satu video yang dikeluarkan oleh childfriendly.org.au. Video tersebut mengambil gerakan dari pasangan anak dan orangtua. Semua anak dalam video tersebut menirukan apapun yang dilakukan oleh orang dewasa yang dijadikan panutannya. Mulai dari merokok, menelepon sambil berjalan, hingga melakukan kegiatan kekerasan dalam rumah tangga. Namun, dalam akhir video tersebut, terlihat orang dewasa dan anak yang membantu seseorang mengambilkan barang belanjaan orang lain yang terjatuh di jalan. Ada satu perasaan abstrak yang muncul, antara sedih dan haru, melihat anak benar-benar menirukan semua tingkah laku dari panutannya. Tapi benarkah apa yang dilakukan oleh orangtua dapat memengaruhi perilaku anak? Silakan mengheningkan cipta, dan jawab dalam hati masing-masing.

• Anak adalah TitipanNya
Filosofi tukang parkir nampaknya menjadi hal yang tepat untuk mendiskripsikan bab ini. Ia tak pernah protes jika kendaraan yang dititipkan kepadanya diambil oleh pemiliknya. Hatta, ketika dititipi jg ikut merawat, menjaga pun terjaga agar barang yang dititipkan baik-baik saja.
Pun kita, menjadi orang tua harus memiliki mindset bahwa anak hanya titipan dariNya. Maka ketika kita semua paham konsep ini, kita akan berupaya menjadi orang tua yang bisa merawat, memberikan teladan, dan selalu menyerahkan sebaik-baik penjagaan kepada pemilikNya, lewat doa2 yang senantiasa kita panjatkan untuk mereka.
Coba kita ingat kembali bagaimana kisah tentang nasehat Lukman kepada anaknya, ini melibihi teori parenting tercanggih sekalipun. Bahwa hendaknya kita membekali anak-anak kita dengan aqidah yang kokoh sebagai ‘value’ yang harus kita ajarkan sejak dini. Tanpa ini, kontrol kita sebagai orang tua terlalu lemah. Iya apa iya?

Rabbana hablanaa min azwajinaa wa dzurrtiyatinaa qurrata a'yun wa ja'alnaa lil muttaqiina imaamaa...aamiin 
 
Wallahu a’lam bishowab...

Lumajang, 22 Jan 2019

Total Tayangan Blog

Jejak Karya

Jejak Karya
Cinta Semanis Kopi Sepahit Susu adalah buku single pertama saya, yang terbit pada tanggal 25 April 2017 tahun lalu. Buku ini diterbitkan oleh QIBLA (imprint BIP Gramedia). Buku ini adalah buku inspiratif dari pengalaman pribadi dan sehari-hari penulis yang dikemas dengan bahasa ringan tapi syarat hikmah. Ramuan susu dan kopi cinta dari hati penulis ini menambah poin plus buku ini sangat layak dibaca bahkan dimiliki.

Bagian Dari

Follow by Email

Blogger templates

Blogroll

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *